Postingan

Menampilkan postingan dari 2018

" Tuan penerima hatiku, bolehkah aku mengambil hatiku yang sempat jatuh padamu ? "

" Tuan penerima hatiku, bolehkah aku mengambil hatiku yang sempat jatuh padamu ? " Aku yang sudah terlalu lama menerima kebaikanmu, tak pernah merasa mensyukurinya.. Aku selalu merasa kurang kurang dan kurang.. Dan kamu selalu memberi memberi dan memberi.. Tuan, jangan salahkan aku yang menjadi serakah, karena serakahku tak bersuara.. Hanya berbisik dalam hati untuk meminta lebih. Aku yang berbisik dan membatin kini bukan hanya meminta kebaikanmu. Namun aku meminta hatimu, Karena sepertinya kini aku sadar akan hatiku yang telah larut padamu.. Lantas tuan bagaimana aku meminta hatiku ?? Tuan , kini tiap malam hatiku gelisah. Bahkan setiap aku menarik nafas terasa ngilu karena rindu.. Mungkin kamu takkan bisa membayangkannya, karena hatikulah yang telah larut padamu.. Dia kini selalu menyebut nyebut namamu.. Padahal dia milikku, tapi mengapa debarannya terasa hanya saat aku melihat mu, bahkan hanya selintas bayangmu tuan.